Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bacaan Surat Yasin Lengkap Tulisan Arab Dan Latin Plus Terjemahannya

Surah Yasin atau Surah Ya Sin adalah surah ke-36 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Ya Sin sebab surah ini dimulai dengan dua huruf Arab Ya Sin.

Keutamaan Membaca Surah Yasin

Keutamaan surat Yasin yakni ampunan yang diberikan Allah SWT bagi orang yang senantiasa membacanya untuk mendapatkan ridho Allah. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa membaca surah Yasin setiap malam karena Allah SWT, maka dosanya diampuni". (HR Ahmad).

Siapa saja yang membacanya semata-mata alasannya adalah Allah dan berharap kebahagiaan darul baka maka ia akan diampuni. Maka bacakanlah Yasin di samping saudaramu yang sedang sekarat, ini dikarenakan Surat Yasin merupakan jantung Al-Qur'an.

 Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin Bacaan Surat Yasin Lengkap Tulisan Arab dan Latin plus Terjemahannya

Diriwayatkan, jika seorang muslim dan muslimah dibacakan surat yasin saat mendekati akhir hayat, maka akan diturunkan 10 malaikat berkat dari abjad-abjad yang dibaca. Para malaikat akan bangun berbaris di samping yang sakit, membaca shalawat dan istigfar kepadanya dan ikut menyaksikan dikala dimandikan dan mengantarkan beliau ke makam. (Tafsir Yasin lil Hamamy, hlm. 2).

Nah, dibawah ini admin share bacaan surah yasin lengkap bacaan arab dan latin berikut terjemahaanya:

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim(i)

يسٓ
1. Yaa siin

1. Yaa Siiiiin

وَٱلۡقُرۡءَانِ ٱلۡحَكِيمِ
2. Wal Qur-aanil hakiim(i)

2. Demi Alquran yang penuh pesan yang tersirat


إِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
3. Innaka laminal mursaliin(a)

3. Sesungguhnya kamu Muhammad ialah seorang diantara para Rosul


عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسۡتَقِيمٍ
4. ‘Alaa shiraathim mustaqiim(i)

4. Yang berada di jalan yang lurus

تَنزِيلَ ٱلۡعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ
5. Tanziilal ‘aziizir rahiim(i)

5. Diturunkan oleh Allah yang maha Perkasa lagi Maha Penyayang

لِتُنذِرَ قَوۡمٗا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمۡ فَهُمۡ غَٰفِلُونَ
6. Li tundzira qauman maa undzira aabaauhum fahum ghaafiluun(a)

6. Agar kau (Muhammad) memperlihatkan peringatan pada kaum yang nenek moyang mereka belum pernah diberikan peringatan, oleh alasannya itulah mereka lalai.

لَقَدۡ حَقَّ ٱلۡقَوۡلُ عَلَىٰٓ أَكۡثَرِهِمۡ فَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ
7. Laqad haqqal qaulu 'alaa aktsarihim fahum laa yu`minuun(a)


7. Sesungguhnya, berlaku perkataan (eksekusi) kepada kebanyakan mereka maka mereka tiada beriman,

إِنَّا جَعَلۡنَا فِيٓ أَعۡنَٰقِهِمۡ أَغۡلَٰلٗا فَهِيَ إِلَى ٱلۡأَذۡقَانِ فَهُم مُّقۡمَحُونَ
8. Inna Ja’alnaa fii a’naaqihim aghlaalan fahiya ilal adzqaani fahum muqmahuun(a)

8. Sungguh Kami telah mengakibatkan pada leher-leher mereka belenggu-belenggu. Lalu belenggu itu diangkat ke dagu mereka, dan mereka tertengadah.


وَجَعَلۡنَا مِنۢ بَيۡنِ أَيۡدِيهِمۡ سَدّٗا وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ سَدّٗا فَأَغۡشَيۡنَٰهُمۡ فَهُمۡ لَا يُبۡصِرُونَ
9. Waja 'alnaa min baini aidiihim saddan wa min khalfihim saddan fa aghsyainaahum fahum laa yubshirrun(a)

9. Dan kami jadikan di hadapan mereka dinding (sekat) dan dari belakang mereka dinding pemisah lalu kami tutup mereka, maka mereka tiada dapat melihat.

وَسَوَآءٌ عَلَيۡهِمۡ ءَأَنذَرۡتَهُمۡ أَمۡ لَمۡ تُنذِرۡهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ
10 Wa sawaa-un 'alaihim a-andzartahum amlam tundzirhum laa yu`minuun(a)

10. Dan sama saja atas mereka, apakah engkau beri mereka peringatan ataupun tidak engkau beri peringtan kepda mereka, mereka tiada akan beriman.

إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلذِّكۡرَ وَخَشِيَ ٱلرَّحۡمَٰنَ بِٱلۡغَيۡبِۖ فَبَشِّرۡهُ بِمَغۡفِرَةٖ وَأَجۡرٍ كَرِيمٍ
11. Innamaa tundziru manittaba'adz dzikra wa khasyiyar rahmaana bil-ghaib(i), fabasy-syirhu bi magfiratin wa ajrin kariim(in)

11. Sungguh kamu (Muhammad) hanya mampu memperlihatkan peringatan pada orang-orang yang mau mengikuti peringatan tersebut (Al Alquran) dan ia takut terhadap Tuhannya (Allah) yang Maha Pengasih, maka berilah kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia (berupa surga).


إِنَّا نَحۡنُ نُحۡيِ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَنَكۡتُبُ مَا قَدَّمُواْ وَءَاثَٰرَهُمۡۚ وَكُلَّ شَيۡءٍ أَحۡصَيۡنَٰهُ فِيٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ
12. Innaa nahnu nuhyil mautaa wanaktubu maa qaddamuu wa aatsaarahum, wa kulla syai-in ahshainaahu fii imaamim mubiin(in)

12. Sungguh Kami yang menghidupkan orang-orang mati dan kami juga yang menuliskan apa yang mereka kerjakan dari jejak-jejak mereka.


وَٱضۡرِبۡ لَهُم مَّثَلًا أَصۡحَٰبَ ٱلۡقَرۡيَةِ إِذۡ جَآءَهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ
13. Wadhrib lahum matsalan ash-haabal qaryati idz jaa-ahal mursaluun(a)

13. Dan buatlah (wahai Muhammad) untuk mereka sebuah perumpamaan dari penduduk suatu negeri, dikala tiba kepada mereka para utusan.

إِذۡ أَرۡسَلۡنَآ إِلَيۡهِمُ ٱثۡنَيۡنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزۡنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوٓاْ إِنَّآ إِلَيۡكُم مُّرۡسَلُونَ
14. Idz arsalnaa ilaihimuts naini fakadz dzabuuhumaa fa'azzaznaa bi tsaalitsin faqaaluu innaa ilaikum mursaluun(a)

14. Ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan maka mereka mendustakan kedua orang (utusan) itu lalu Kami menguatkannya dengan utusan yang ke tiga maka mereka berucap:”sungguh kami yaitu orang-orang yang diutus untuk kalian.”

قَالُواْ مَآ أَنتُمۡ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحۡمَٰنُ مِن شَيۡءٍ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا تَكۡذِبُونَ
15. Qaaluu ma antum illaa basyarum mitslunaa wa maa anzalarrahmaanu min syai-in in antum illaa takdzibuun(a)

15. Mereka lalu berkata :”tidaklah kalian itu melainkan insan yang sama seperti kami dan tidaklah menurunkan Ar Rahman sesuatupun, kalian hanyalah orang-orang yang berdusta.

قَالُواْ رَبُّنَا يَعۡلَمُ إِنَّآ إِلَيۡكُمۡ لَمُرۡسَلُونَ
16. Qaaluu rabbunaa ya'lamu innaa ilaikum lamursaluun(a)

16. Para utusan itu berkata :”Tuhan kami mengetahui bahwa bantu-membantu kami yaitu utusan untuk kalian.”

وَمَا عَلَيۡنَآ إِلَّا ٱلۡبَلَٰغُ ٱلۡمُبِينُ
17. Wa maa 'alainaa illal balaghul mubiin(a)

17. Dan bagi kami kewajibannya yaitu menyampaikan dengan terperinci.

قَالُوٓاْ إِنَّا تَطَيَّرۡنَا بِكُمۡۖ لَئِن لَّمۡ تَنتَهُواْ لَنَرۡجُمَنَّكُمۡ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ
18. Qaaluu innaa tathayyarnaa bikum la-in lam tantahuu lanarjumannakum walayamassannakum minnaa 'adzaabun aliim(un)

18. Para penduduk negeri itu berkata:”bergotong-royong kami bernasib malah oleh alasannya adalah kalian. Sungguh jika kalian tidak berhenti menyuruh kami, maka kami akan merajam kalian dan kami akan menimpakan pada kalian adzab yang pedih.”

قَالُواْ طَٰٓئِرُكُم مَّعَكُمۡ أَئِن ذُكِّرۡتُمۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَ
19. Qaaluu thaa`irukum ma'akum, a-in dzukkirtum, bal antum qaumum musrifuun(a)

19. Para utusan itu berkata :”kemalangan kalian bersama kalian, apakah jika kalian diberi peringatan, akan tetapi kalian ialah kaum yang melampaui batas.”

وَجَآءَ مِنۡ أَقۡصَا ٱلۡمَدِينَةِ رَجُلٞ يَسۡعَىٰ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱتَّبِعُواْ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
20. Wa jaa-a min aqshal madiinati rajuluy yas-'aa qaala yaa qaumit tabi'ul mursaliin(a)

20. Dan tiba seorang pria dari ujunng kota, beliau bergegas dan berkata:” wahai kaumku, kalian ikutilah para utusan itu.”

ٱتَّبِعُواْ مَن لَّا يَسۡ‍َٔلُكُمۡ أَجۡرٗا وَهُم مُّهۡتَدُونَ
21. Ittabi'uu man laa yas-alukum ajran wa hum muhtaduun(a)

21. Kalian ikutilah orang yang tidak meminta imbalan keoada kamu dan mereka adalah orang yang mendapat petunjuk.

وَمَا لِيَ لَآ أَعۡبُدُ ٱلَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ
22. Wa maa liya laa a'budul ladzi fatharanii wa ilaihi turja'uun(a)

22. Dan mengapa aku tidak menyembah Tuhan yang telah mencipatakan saya, dan kepadanyalah kalian akan dikembalikan.

ءَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً إِن يُرِدۡنِ ٱلرَّحۡمَٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغۡنِ عَنِّي شَفَٰعَتُهُمۡ شَيۡ‍ٔٗا وَلَا يُنقِذُونِ
23. A-attakhidzu minduunihii aalihatan in yuridnirrahmaanu bidhurril laa tughnii 'annii syafaa 'atuhum syai-aw wa laa yunqidzun(i)

23. Kenapa aku harus menyembah tuhan-yang kuasa selain-Nya (Allah)? Jika Alloh (Ar Rohman) mengehendaki bencana menimpaku, maka niscaya pemberian mereka tidak akan memiliki kegunaan untukku dan mereka tidak akan mampu menyelamatkanku.

إِنِّيٓ إِذٗا لَّفِي ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ
24. Innii idzal lafii dhalaalim mubiin(in)


24. Sesungguhnya jikalau saya melakukan hal itu, pastilah aku ada dalam kesesatan yang faktual.

إِنِّيٓ ءَامَنتُ بِرَبِّكُمۡ فَٱسۡمَعُونِ
25. Innii aamantu birabbikum fasma’uun(i)

25. Sesungguhnya aku sudah beriman kepada Tuhan kalian, maka dengarkanlah pengakuanku.

قِيلَ ٱدۡخُلِ ٱلۡجَنَّةَۖ قَالَ يَٰلَيۡتَ قَوۡمِي يَعۡلَمُونَ
26. Qiilad khulil jannata qaala yaa laita qaumii ya'lamuun(a)


26. Dikatakan kepadanya :”masuklah engkau ke nirwana” beliau berkata “alangkah baiknya bilamana kaumku itu megetahui”

بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ ٱلۡمُكۡرَمِينَ
27. Bimaa ghafaralii rabbii wa ja-'alnii minal mukramiin(a)

27. Apa yang menjadikan Tuhanku memberi ampunan kepadaku dan juga menimbulkan aku termasuk dalam orang-orang yang dimuliakan.

وَمَآ أَنزَلۡنَا عَلَىٰ قَوۡمِهِۦ مِنۢ بَعۡدِهِۦ مِن جُندٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ
28. Wa maa anzalnaa 'alaa qaumihii min ba'dihii min jundim minas sama-i wa maa kunnaa munziliin(a)


28. Dan Kami akan menurunkan kepada kaumnya sesudah (wafat)nya suatu pasukan pun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.

إِن كَانَتۡ إِلَّا صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ فَإِذَا هُمۡ خَٰمِدُونَ
29. In kaanat illaa shaihataw wahidatan faidzaa hum khaamiduun(a)

29. Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.

يَٰحَسۡرَةً عَلَى ٱلۡعِبَادِۚ مَا يَأۡتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ
30. Yaa hasratan 'alal-'ibaadi ma ya`tiihim mir rasuulin illaa kaanuu bihii yastahziuun(a)

30. Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.

أَلَمۡ يَرَوۡاْ كَمۡ أَهۡلَكۡنَا قَبۡلَهُم مِّنَ ٱلۡقُرُونِ أَنَّهُمۡ إِلَيۡهِمۡ لَا يَرۡجِعُونَ
31. Alam yarau kam ahlaknaa qablahum minalquruuni annahum ilaihim laa yarji'uun(a)

31. Tidakkah mereka melihat berapa banyak yang telah Kami binasakan sebelum mereka dari umat-umat yang telah Kami binasakan, sesunggunya dari umat-umat yang telah dibinasakann itu tidak ada yang kembali kepada mereka.

وَإِن كُلّٞ لَّمَّا جَمِيعٞ لَّدَيۡنَا مُحۡضَرُونَ
32. Wa in kullul lammaa jamii'ul ladainaa mukhdharuun(a)

32. Dan tidaklah masing-masing umat kecuali seluruhnya akan kami hadirkan.

وَءَايَةٞ لَّهُمُ ٱلۡأَرۡضُ ٱلۡمَيۡتَةُ أَحۡيَيۡنَٰهَا وَأَخۡرَجۡنَا مِنۡهَا حَبّٗا فَمِنۡهُ يَأۡكُلُونَ
33. Wa aayatul lahumul ardhul-maitatu ahyainaahaa wa akhrajnaa habban faminhu ya`kuluun(a)

33. Dan suatu tanda bagi mereka ialah bumi yang mati, kami menghidupkannya dan kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari biji-bijian itu mereka makan.

وَجَعَلۡنَا فِيهَا جَنَّٰتٍ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعۡنَٰبٍ وَفَجَّرۡنَا فِيهَا مِنَ ٱلۡعُيُونِ
34. Waja-'alnaa fiihaa jannaatim min nakhiilin wa a'naabin wa fajjarnaa fiihaa minal 'uyuun(i)

34. Dan kami jadikan di dalam bumi kebun-kebun dari kurma dan anggur dan kami pancarkan padanya dari beberapa mata air.

لِيَأۡكُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتۡهُ أَيۡدِيهِمۡۚ أَفَلَا يَشۡكُرُونَ
35. Liya` kuluu min tsamarihii wa maa 'amilathu aidiihim afalaa yasykuruun(a)

35. Agar mereka memakan dari buahnya dan dari apa-apa yang diusahakan oleh tangan mereka, maka tidaklah mereka bersyukur.

سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡأَزۡوَٰجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلۡأَرۡضُ وَمِنۡ أَنفُسِهِمۡ وَمِمَّا لَا يَعۡلَمُونَ
36. Subhaanalladzii khalaqal azwaaja kullahaa mimmaa tunbitul ardhu wa min anfusihim wa mimmaa laa ya’lamuun(a)

36. Mahasuci Allah yang telah menciptakan semuanya setutorial berpasang-pasangan dari apa yang bumi tumbuhkan dan dari diri mereka sendiri dan dari apa-apa yang tidak mereka ketahui.

وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلَّيۡلُ نَسۡلَخُ مِنۡهُ ٱلنَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظۡلِمُونَ
37. Wa aayatul lahumul lailu naslakhu minhun nahaara faidzaahum muzhlimuun(a)

37. Dan tanda kebesaran Allah bagi mereka yakni malam, Kami lepaskan dari malam itu siang, maka datang-tiba mereka ada dalam kegelapan.

وَٱلشَّمۡسُ تَجۡرِي لِمُسۡتَقَرٍّ لَّهَاۚ ذَٰلِكَ تَقۡدِيرُ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡعَلِيمِ
38. Wasy-sayamsu tajrii limustaqarril lahaa dzaalika taqdiirul 'aziizil 'alim(i)

38. Dan matahari beredar pada orbitnya, itulah ketetapan Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

وَٱلۡقَمَرَ قَدَّرۡنَٰهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَٱلۡعُرۡجُونِ ٱلۡقَدِيمِ
39. Wal qamara qaddarnaahu manaazila hattaa 'aada kal'urjuunil qadiim(i)

39. Dan bulan telah Kami menetapkan untuknya daerah edarnya sehingga ia kembali mirip tandan yang renta.

لَا ٱلشَّمۡسُ يَنۢبَغِي لَهَآ أَن تُدۡرِكَ ٱلۡقَمَرَ وَلَا ٱلَّيۡلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسۡبَحُونَ
40. Lasy-syamsu yanbaghii lahaa an tudrikal qamara wa lallailu saabiqunnahaar(i), wa kullun fii falakin yasbahuun(a)

40. Tidaklah mungkin bagi matahari untuk mengejar bulan dan tidaklah malam dapat mendahului siang. Masing masing mereka (matahari dan bulan) berada pada garis edarnya.

وَءَايَةٞ لَّهُمۡ أَنَّا حَمَلۡنَا ذُرِّيَّتَهُمۡ فِي ٱلۡفُلۡكِ ٱلۡمَشۡحُونِ
41. Wa aayatul lahum annaa hamalnaa dzurriyyatahum filfulkil masyhuun(i)

41. Dan tanda kebesaran Allah bagi mereka bahwasanya Kami telah mengangkat keturunan mereka di dalam kapal yang penuh muatan.

وَخَلَقۡنَا لَهُم مِّن مِّثۡلِهِۦ مَا يَرۡكَبُونَ
42. Wa khalaqnaa lahum mim mitslihii maa yarkabuun(a)

42. Dan kami ciptakan bagi mereka yang semidalnya dari apa yang mereka kendarai.

وَإِن نَّشَأۡ نُغۡرِقۡهُمۡ فَلَا صَرِيخَ لَهُمۡ وَلَا هُمۡ يُنقَذُونَ
43. Wa in nasya` nughriq-hum falaa shariikhalahum wa laa hum yunqadzuun(a)

43. Dan kalau Kami berkehendak, Kami akan tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan mereka tidak akan pula diselamatkan.

إِلَّا رَحۡمَةٗ مِّنَّا وَمَتَٰعًا إِلَىٰ حِينٍ
44. Illaa rahmatan minna wa mataa'an ilaaihiin(in)

44. Kecuali bila ada rahmat dari Kami dan kesenangan sampai era tertentu.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّقُواْ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيكُمۡ وَمَا خَلۡفَكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ
45. Wa idzaa qiilla lahumuttaquu maa baina aidiikum wa maa khalfakum la'alakum turhamuun(a)

45. Dan apabila dikatakan kepada mereka takutlah kalian terhadap apa-apa yang ada di hadapan kalian dan apa-apa yang ada di belakang kalian semoga kalian diberi rahmat.

وَمَا تَأۡتِيهِم مِّنۡ ءَايَةٍ مِّنۡ ءَايَٰتِ رَبِّهِمۡ إِلَّا كَانُواْ عَنۡهَا مُعۡرِضِينَ
46. Wa maa ta`tiihim min ayatin min aayaati rabbihim illaa kaanuu 'anhaa mu'ridhiin(a)

46. Dan tidak datang kepada mereka suatu tanda dari Tuhan mereka melainkan mereka berpaling darinya.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ أَنفِقُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنُطۡعِمُ مَن لَّوۡ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطۡعَمَهُۥٓ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا فِي ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ
47. Wa idzaa qiila lahum anfiquu mimmaa razaqakumullaahu, qaalal ladziina kafaruu lilladzina aamanuu, anuth-'imu mal lau yasyaa-ullaahu ath-'amahuu, in an tum illaa fii dhalaalim mubiin(in)

47. Dan apabila dikatakan kepada mereka infakkanlah dari sebagian rezeki yang Allah berikan kepada kalian, berkata orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman apakah kami pantas memberi makan kepada orang-orang yang bila Allah memberinay pasti ia akan memeberinya makan? Tidaklah kalian berada kecuali dalam kesesatan yang positif.

وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلۡوَعۡدُ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
48. Wa yaquuluuna mataa haadzal wa'du in kuntum shaadiqiin(a)

48. Dan mereka berkata :” Kapankah datangnya hari akhir zaman? jikalau kalian yakni orang-orang yang benar.”

مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ تَأۡخُذُهُمۡ وَهُمۡ يَخِصِّمُونَ
49. Maa yanzhuruuna illaa shaihataw waahidatan ta`khudzuhum wahum yakhish shimuun(a)

49. Tidaklah mereka menunggu kecuali sati teriakan yang kerasyang akan menghancurkan mereka, dan mereka dikala itu sedang bertengkar.

فَلَا يَسۡتَطِيعُونَ تَوۡصِيَةٗ وَلَآ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِمۡ يَرۡجِعُونَ
50. Falaa yastathii-'uuna taushiyatan wa laa ilaa ahlihim yarji'uun(a)

50. Maka mereka tidak bisa membuat suatu wasiat dan tidak pula mereka dikembalikan kepada keluarga mereka.

وَنُفِخَ فِي ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلۡأَجۡدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ يَنسِلُونَ
51. Wa nufikha fish-shuuri fa idzaa hum minal aj-daatsi ilaa rabbihim yansiluun(a)

51. Dan ditiup pada sangkakala maka datang-datang mereka menuu Tuhan mereka dari kubur mereka setutorial tergesa-gesa.

قَالُواْ يَٰوَيۡلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرۡقَدِنَاۜۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَصَدَقَ ٱلۡمُرۡسَلُونَ
52. Qaaluu yaa wailanaa man ba'atsanaa min marqadinaa haadzaa maa wa-'adar-rahmaanu wa shadaqal-mursaluun(a)

52. Mereka berkata:”duhai celakalah kami, siapakah yang telahh membangunkan kami dari tidur kami ini” Inilah yang dijanjikan Allah kepada para Rosul-Nya.

إِن كَانَتۡ إِلَّا صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ فَإِذَا هُمۡ جَمِيعٌ لَّدَيۡنَا مُحۡضَرُونَ
53. In kaanat illaa shaihataw waahidatan fa idzaahum jamii'ul ladainaa muhdharuun(a)

53. Tidaklah tiupan sangkakala itu melainkan sekali teriakan, maka datang-tiba mereka semua dihadirkan di hadapan Kami.

فَٱلۡيَوۡمَ لَا تُظۡلَمُ نَفۡسٌ شَيۡ‍ٔٗا وَلَا تُجۡزَوۡنَ إِلَّا مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ
54. Falyauma laa tuzhlamu nafsun syai-aw wa laa tuj-zauna illaa maa kuntum ta`maluun(a)

54. Maka pada hari ini tidak dizolimi seseorang sedikitpun dan tidak pula kalian diberi akhir dan tidak pula kalian diberi akhir melainkan sesuai dengan paa yang kalian kerjakan.

إِنَّ أَصۡحَٰبَ ٱلۡجَنَّةِ ٱلۡيَوۡمَ فِي شُغُلٍ فَٰكِهُونَ
55. Inna ash-haabal jannatil yauma fii syughulin faakihuun(a)

55. Sesungguhnya para penghuni surga pada hari itu sibuk dengan bersenang-senang.

هُمۡ وَأَزۡوَٰجُهُمۡ فِي ظِلَٰلٍ عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ مُتَّكِ‍ُٔونَ
56. Hum wa azwaajuhum fii zhilaalin 'alal araa-iki muttakiuun(a)

56. Mereka dan istei-isteri mereka ada dalam daerah yang teduh, mereka bersandar di atas dipan-dipan.

لَهُمۡ فِيهَا فَٰكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ
57. Lahum fiihaa faakihatuw wa lahum maa yadda’uun(a)

57. Bagimereka nirwana yang didalamnya ada buah-buahan dan bagi mereka apa yang mereka minta.

سَلَٰمٌ قَوۡلٗا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ
58. Salaamun qaulam mir rabbir rahiim(in)

58. Dikatakan kepada mereka “salam” sebagai ucapan dari Tuhan yang Maha Penyayang.

وَٱمۡتَٰزُواْ ٱلۡيَوۡمَ أَيُّهَا ٱلۡمُجۡرِمُونَ
59. Wamtaazul yauma ayyuhal mujrimuun(a)

59. dan kalian berpisah dengan orang mukmin pada hari ini wahai orang-orang yang berdosa.

أَلَمۡ أَعۡهَدۡ إِلَيۡكُمۡ يَٰبَنِيٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعۡبُدُواْ ٱلشَّيۡطَٰنَۖ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
60. Alam a'had ilaikum yaa banii aadama anlaa ta'budusysyaithaana innahuu lakum 'aduwwum mubiin(un)

60. Tidakkah Aku perintahkan kepada kalian hai Bani Adam biar kalian tidak menyembah syetan, sesungguhnya setan itu musuh yang faktual bagi kalian.

وَأَنِ ٱعۡبُدُونِيۚ هَٰذَا صِرَٰطٌ مُّسۡتَقِيمٌ
61. Wa ani'buuduunii, haadzaa shiraathum mustaqiim(un)

61. Dan biar kalian menyembah-Ku, inilah jalann yang lurus.

وَلَقَدۡ أَضَلَّ مِنكُمۡ جِبِلّٗا كَثِيرًاۖ أَفَلَمۡ تَكُونُواْ تَعۡقِلُونَ
62. Wa laqad adhalla minkum jibillan katsiiran afalam takuunuu ta'qiluun(a)

62. Dan sungguh setan telah menyesatkan di antara kalian dalam kelompok yang banyak, maka tidaklah kalian mengerti.

هَٰذِهِۦ جَهَنَّمُ ٱلَّتِي كُنتُمۡ تُوعَدُونَ
63. Haadzihi jahannamul latii kuntum tuu'aduun(a)

63. Inilah neraka jahannam yang dulu diancamkan kepada kalian.

ٱصۡلَوۡهَا ٱلۡيَوۡمَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡفُرُونَ
64. Ishlauhal yauma bimaa kuntum takfuruun(a)

64. Masuklah kalian ke dalamnya pada hari ini dengan apa yang dahulu telah kalian ingkari.

ٱلۡيَوۡمَ نَخۡتِمُ عَلَىٰٓ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَتُكَلِّمُنَآ أَيۡدِيهِمۡ وَتَشۡهَدُ أَرۡجُلُهُم بِمَا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ
65. Alyauma nakhtimu 'alaa afwaahihim wa tukallimunaa aidiihim wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanuu yaksibuun(a)

65. Pada hari ini, Kami kunci atas verbal-lisan mereka dan tangan-tangan mereka akan berbitutorial kepada Kami dan kaki-kaki mereka akan bersaksi terhadap apa yang dulu mereka kerjakan.

وَلَوۡ نَشَآءُ لَطَمَسۡنَا عَلَىٰٓ أَعۡيُنِهِمۡ فَٱسۡتَبَقُواْ ٱلصِّرَٰطَ فَأَنَّىٰ يُبۡصِرُونَ
66. Walau nasyaa-u lathamasnaa 'alaa a'yunihim fas-tabaqush-shiraata fa-annaa yubshiruun(a)

66. Dan jika Kami menghendaki pasti kami hapuskan pada mata-mata mereka kemudian mereka berlomba-lomba mencari jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat jalan itu.

وَلَوۡ نَشَآءُ لَمَسَخۡنَٰهُمۡ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمۡ فَمَا ٱسۡتَطَٰعُواْ مُضِيّٗا وَلَا يَرۡجِعُونَ
67. Walau nasyaa-u lamasakhnaahum 'alaa makaanatihim famastathaa'uu mudhiyyaw walaa yarji'uun(a)

67. Dan jika Kami menghendaki sungguh Kami ubah bentuk mereka di atas daerah eksistensi mereka, maka mereka tidak akan bisa berjalan dan tidak mampu kembali.

وَمَن نُّعَمِّرۡهُ نُنَكِّسۡهُ فِي ٱلۡخَلۡقِۚ أَفَلَا يَعۡقِلُونَ
68. Wa man nu'ammirhu nunakkis-hu filkhalqi afalaa ya'qiluun(a)

68. Dan siapa yang Kami panjangkan umurnya maka Kami akan mengembalikan beliau pada penciptaan awal mereka yang tidak mereka mengerti.

وَمَا عَلَّمۡنَٰهُ ٱلشِّعۡرَ وَمَا يَنۢبَغِي لَهُۥٓۚ إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرٌ وَقُرۡءَانٌ مُّبِينٌ
69. Wa maa 'allamnaahusy-syi'ra wa maa yanbaghii lah(u) in huwa illaa dzikruw wa Qur-aanum mubiin(un)

69. Dan tidaklah Kami mengajari Muhammad syair, alasannya adalah bersyair itu tidak pantas baginya. Tidaklah Al Quran itu kecuali pelajaran dan bacaan yang jelas.

لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيّٗا وَيَحِقَّ ٱلۡقَوۡلُ عَلَى ٱلۡكَٰفِرِينَ
70. Liyundzira man kaana hayyan wa yahiqqal qaulu 'alal kaafiriin(a)

70. Agar Al Alquran itu memberinya peringatan kepada orang-orang yang hidup dan adzab itu ditimpakan kepada orang-orang kafir.

أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ أَنَّا خَلَقۡنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتۡ أَيۡدِينَآ أَنۡعَٰمٗا فَهُمۡ لَهَا مَٰلِكُونَ
71. Awalam yarau annaa khalaqnaa lahum mimmaa 'amilat aidiinaa an'aaman fahum lahaa maalikuunI(a)

71. Dan apakah mereka tidak melihat bekerjsama Kami telah menciptakan untuk mereka binatang ternak dengan kekuasaan Kami, kemudian mereka menguasainya.

وَذَلَّلۡنَٰهَا لَهُمۡ فَمِنۡهَا رَكُوبُهُمۡ وَمِنۡهَا يَأۡكُلُونَ
72. Wadzallalnaaha lahum faminhaa rakuubuhum wa minhaa ya`kuluun(a)

72. Dan Kami menundukkan hewan-hewan itu untuk mereka. Lalu sebagian menjadi tunggangan dan sebagian untuk mereka makan.

وَلَهُمۡ فِيهَا مَنَٰفِعُ وَمَشَارِبُۚ أَفَلَا يَشۡكُرُونَ
73. Walahum fiiha manaafi'u wa masyaaribu afalaa yasykuruun(a)

73. Dan dari hewan itu mereka mendapat beberapa manfaat dan minuman (susu) darinya. Maka mengapa kalian tidak bersyukur?

وَٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةٗ لَّعَلَّهُمۡ يُنصَرُونَ
74. Wattakhadzu min duunillaahi aalihatan la'allahum yunsaruun(a)

74. Dan mereka mengambil sesembahan selain Allah supaya mereka mendapat pemberian.

لَا يَسۡتَطِيعُونَ نَصۡرَهُمۡ وَهُمۡ لَهُمۡ جُندٌ مُّحۡضَرُونَ
75. Laa yas-tathii'uuna nashrahum wahum lahum jundum muhdlaruun(a)

75. Sesembahan tersebut tidak mampu menolong mereka, padahal mereka itu menjadi tentara untuk menjaga sesembahan mereka.

فَلَا يَحۡزُنكَ قَوۡلُهُمۡۘ إِنَّا نَعۡلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعۡلِنُونَ
76. Falaa yahzunka qauluhum inna na'lamu maa yusirruuna wa maa yu'linuun(a)

76. Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguh, kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan.

أَوَ لَمۡ يَرَ ٱلۡإِنسَٰنُ أَنَّا خَلَقۡنَٰهُ مِن نُّطۡفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ
77. Awalam yaral insaanu annaa khalaqnaahu min nuth-fatin fa idza huwa khasiimum mubiin(un)

77. Dan tidakkah insan itu memperhatikan bahwa Kami membuat mereka dari setetes mani, ternyata mereka menjadi musuh yang nyata.

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلٗا وَنَسِيَ خَلۡقَهُۥۖ قَالَ مَن يُحۡيِ ٱلۡعِظَٰمَ وَهِيَ رَمِيمٌ
78. Wa dharaba lanaa matsalaw wanasiya khalqahu qaala man yuhyil 'izhaama wahiya ramiim(un)

78. Dan dai menciptakan perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya. Dia berkata “siapakah yang mampu menghidupkan tulang-belulang, yang telah luluh hancur?”

قُلۡ يُحۡيِيهَا ٱلَّذِيٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٖۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلۡقٍ عَلِيمٌ
79. Qul yuhyiihal ladzi ansya-ahaa awwala marratin wa huwa bikulli khalqin 'aliim(un)

79. Katakanlah (wahai Muhammad) yang dapat menghidupkan adalah Allaha yang telah menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui terhadap setiap mahluknya.

ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلۡأَخۡضَرِ نَارٗا فَإِذَآ أَنتُم مِّنۡهُ تُوقِدُونَ
80. Al ladzii ja'ala lakum minasy syajaril-akhdhari naaran fa idzaa antum minhu tuuqiduun(a)

80. Dia yang menyebabkan untuk kalian api dari pohon kayu yang hijau. Dan seketika itu kalian menyalakan api dari pohon tersebut.

أَوَ لَيۡسَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخۡلُقَ مِثۡلَهُمۚ بَلَىٰ وَهُوَ ٱلۡخَلَّٰقُ ٱلۡعَلِيمُ
81. Awalaisal ladzii khalaqas samaawaati wal-ardha biqaadirin 'alaa ayyakhluqa mitslahum, balaa wahuwal khallaaqul 'alim(u)

81. Dan bukanlah Allah telah membuat langit dan bumi, bisa untuk menciptakan yang semisal dengan itu. Benar, dan Dia Maha Pencipta dan Maha Mengetahui.

إِنَّمَآ أَمۡرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيۡ‍ًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
82. Innamaa amruhuu idzaa araada syai-an an yaquula lahuu kun fa yakun(u)

82. Sesungguhnya urusannya apabila ia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata ” Kun (jadilah)” maka jadilah sesuatu itu.

فَسُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيۡءٍ وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ
83. Fasub-haanal ladzii bi yadihii malakuutu kulli syai-in wa ilaihi turja'uun(a)

83. Maka Maha Suci Allah yang di tangannya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu akan dikembalikan.

Bagi pengguna android sangat aneka macam aplikasi bacaan surah yasin setutorial online maupun offline. Nah, salah satu aplikasi yang admin pakai hingga ketika ini ialah aplikasi berjulukan "Surat Yasin dan Panduan Sholat Sunnah (Latin)" atau aplikasi yang lebih lengkap dengan nama "Al Quran Latin Offline Latin" yang bisa diunduh setutorial gratis melalui google playstore.

Posting Komentar untuk "Bacaan Surat Yasin Lengkap Tulisan Arab Dan Latin Plus Terjemahannya"